Desa Wisata Penelokan Kintamani
Menikmati Gunung Batur dan Pemandangan Sembari Ngopi Di Penelokan
-
Koordinat: Sekitar 1 jam 30 menit perjalanan dari Denpasar.
-
Akses: Bisa dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun roda empat, jalannya sudah cukup baik.
Asal Usul Penelokan
Kata "Penelokan" berasal dari bahasa Bali, yang berarti "tempat melihat" atau "pengamatan". Nama ini sangat menggambarkan fungsi dan posisi geografisnya, sebagai titik pandang utama yang menyuguhkan pemandangan indah ke arah Gunung Batur dan juga Danau Batur yang memukau pandangan
Lokasi Penelokan
Penelokan terletak sekitar 70–80 kilometer dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, atau dapat ditempuh dalam waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam perjalanan darat, tergantung kondisi lalu lintas. Rute yang umum dilalui adalah melalui Denpasar – Gianyar – Ubud – Kintamani, melewati jalanan menanjak yang menawarkan pemandangan alam Bali yang asri dan sejuk.
Untuk lokasi lebih detailnya, bisa mengakses link dibawah
Lokasi Penelokan, Kintamani, Batur
Transportasi Menuju Penelokan
Transportasi yang dapat digunakan untuk menuju Penelokan, Kintamani, Batur adalah kalian bisa menyewakan sebuah mobil atau juga sepeda motor, atau cara lebih praktisnya kalian bisa memesan ojek online
1. Mobil Sewa (Dengan Sopir Pribadi)
- Banyak wisatawan memilih menyewa mobil harian (dengan sopir lokal) agar bisa mampir ke tempat lain seperti Ubud atau Pura Tirta Empul.
-
Biaya: Sekitar Rp 500.000 – Rp 700.000 per hari termasuk sopir dan bensin.
Keuntungan: Nyaman, fleksibel, dan bisa berhenti di banyak tempat.
Bisa digunakan hanya untuk sekali jalan, karena sulit mendapatkan kendaraan kembali dari Kintamani.
-
Cocok untuk perjalanan dari bandara atau hotel menuju Penelokan saja.
-
Biaya: Sekitar Rp 300.000 – Rp 500.000, tergantung jarak dan waktu.
1. Panorama Alam Spektakuler
-
Menawarkan pemandangan langsung ke Gunung Batur dan Danau Batur dari ketinggian.
-
Nuansa Gunung Batur yang luas menjadi salah satu yang terbesar dan terindah di dunia.
- Terletak di dataran tinggi kurang lebih 1.500 mdpl, menjadikan suasana sejuk dan menyegarkan, sangat jauh berbeda dengan wilayah pantai di Bali.
-
Cocok untuk relaksasi dan pelarian dari panasnya kota.
Banyak spot foto alami maupun buatan, seperti gardu pandang, ayunan, atau latar pemandangan alam.
-
Ideal untuk selfie, prewedding, maupun konten media sosial.
-
Banyak restoran dan kafe yang menyajikan makanan sambil menikmati pemandangan langsung ke Gunung Batur.
-
Beberapa restoran menyediakan buffet all you can eat khas Bali dengan harga terjangkau.
1. Dilarang Membuang Sampah Sembarangan
-
Kawasan ini adalah daerah pegunungan dan konservasi alam, jadi penting untuk menjaga kebersihannya.
-
Gunakan tempat sampah yang tersedia atau bawa pulang sampah pribadi.
2. Jaga Ketertiban dan Hindari Berisik Berlebihan
-
Penelokan dikenal dengan suasananya yang tenang dan damai.
-
Menghindari suara keras atau musik berlebihan sangat dihargai, apalagi di dekat pura atau tempat suci.
3. Dilarang Mengganggu Aktivitas Penduduk Lokal
-
Hormati kehidupan warga sekitar dan adat Bali Aga yang masih kuat.
-
Jangan memotret orang tanpa izin, terutama di desa tradisional seperti Trunyan atau Batur.
4. Jangan Masuk ke Area Terlarang
-
Beberapa area di sekitar Danau Batur adalah kawasan sakral atau milik warga.
-
Patuhi rambu atau tanda larangan, seperti “Area Suci” atau “Private Property”.
-
Cuaca bisa berubah cepat (kabut, hujan), jadi siapkan jaket atau mantel hujan.
-
Beberapa spot foto memiliki tebing curam, harap berhati-hati saat berfoto.
-
Tiket masuk dan retribusi parkir resmi biasanya dikenakan – waspadai pungli (pungutan liar).
Biaya Penelokan


Komentar
Posting Komentar